Pada era moderen seperti ini, tidak memungkiri jika sebagian orang bergaul dengan menilai seseorang dari penampilan atau covernya tanpa mengenal terlebih dahulu maksud dan pribadi dari orang tersebut. Saya harap setelah melihat video ini kita semua dapat memperbaiki sikap dan pribadi kita. Terima Kasih dan Semoga bermanfaat :)
Senin, 30 November 2015
Rabu, 25 November 2015
Bisoprolol Tablet
Kemasan tablet Bisoprolol sebelum dimodifikasi
Kemasan tablet Bisoprolol setelah dimodifikasi
Cantik kan kemasan modifikasi ala ku nita nuryanti??? :))
"Gunakan obat seperlunya, karena lebih baik mencegah daripada mengobati.. Salam Farmasi!!"
Kemasan tablet Bisoprolol setelah dimodifikasi
Cantik kan kemasan modifikasi ala ku nita nuryanti??? :))
"Gunakan obat seperlunya, karena lebih baik mencegah daripada mengobati.. Salam Farmasi!!"
Minggu, 15 November 2015
Informasi Tentang Obat Bisoprolol Fumarat 5 mg
Bisoprolol fumarat 5 mg
Tiap tablet salut selaput mengandung:
Bisoprolol fumarat 5 mg
2. Farmakologi:
Bisoprolol adalah zat penyekat (blocking) adrenoreseptor beta-1 selektif (kardioselektif) sintetik tanpa aktivitas stabilisasi membran yang signifikan atau aktivitas simpatomimetik intrinsik pada dosis terapi. Namun demikian, sifat kardioselektivitasnya tidaklah mutlak, pada dosis tinggi (≥20 mg) bisoprolol fumarat juga menghambat adrenoreseptor beta-2 yang terutama terdapat pada otot-otot bronkus dan pembuluh darah; untuk mempertahankan selektivitasnya, penting untuk menggunakan dosis efektif terendah.
3. Indikasi:
Bisoprolol diindikasikan untuk hipertensi, bisa digunakan sebagai monoterapi atau dikombinasikan dengan antihipertensi lain.
4. Kontraindikasi:
- Hipersensitif terhadap bisoprolol fumarat
- Bisoprolol dikontraindikasikan pada penderita cardiogenic shock, kelainan jantung, AV blok tingkat II atau III, bradikardia sinus.
Dosis awal 5 mg sekali sehari atau dosis dapat ditingkatkan menjadi 10-20 mg sekali sehari.
Pada penderita bronkospastik, gangguan hati (hepatitis atau sirosis) dan gangguan ginjal (bersihan kreatinin kurang dari 40 ml/menit), dengan dosi awal 2,5 mg sekali sehari.
6. Efek samping:
- Sistem saraf pusat: dizziness, vertigo, sakit kepala, parestesia, hipoaestesia, ansietas, konsentrasi berkurang.
- Sistem saraf otonom: mulut kering.
- Kardiovaskular: bradikardia, palpitasi dan gangguan ritme lainnya, cold extremities, klaudikasio, hipotensi, hipotensi ortostatik, sakit dada, gagal jantung.
- Psikiatrik: insomnia, depresi.
- Gastrointestinal: nyeri perut, gastritis, dispepsia, mual, muntah, diare, konstipasi.
- Muskuloskeletal: sakit otot, sakit leher, kram otot, tremor.
- Kulit: rash, jerawat, eksim, iritasi kulit, gatal-gatal, kulit kemerah-merahan, berkeringat, alopesia, angioedema, dermatitis eksfoliatif, vaskulitis kutaneus
- Khusus: gangguan visual, sakit mata, lakrimasi abnormal, tinitus, sakit telinga.
- Metabolik: penyakit gout.
- Pernafasan: asma, bronkospasme, batuk, dispnea, faringitis, rinitis, sinusitis.
- Genitourinaria: menurunnya libido/impotensi, penyakit Peyronie, sistitis, kolik ginjal.
- Hematologi: purpura
- Lain-lain: kelemahan, letih, nyeri dada, peningkatan berat badan.
- Bisoprolol sebaiknya tidak dikombinasikan bersama obat-obatan golongan beta bloker.
- Bisoprolol sebaiknya digunakan secara hati-hati bila diberikan bersamaan dengan obat-obat penekan otot jantung atau penghambat konduksi AV seperti kalsium antagonis [khususnya fenilalkilamin (verapamil) dan golongan benzotiazepin (diltiazem) atau obat-obatan antiaritmik seperti disopiramid.
- Penggunaan bersama rifampisin dapat meningkatkan bersihan metabolit bisoprolol
Simpan di tempat kering pada suhu dibawah 30oC dan Terlindung dari cahaya.
Langganan:
Postingan (Atom)


